-
::: Arkib Blog :::
-
►
2019
(8)
- ► April 2019 (1)
- ► March 2019 (2)
- ► February 2019 (3)
-
►
2018
(17)
- ► December 2018 (1)
- ► April 2018 (5)
- ► March 2018 (10)
-
►
2017
(18)
- ► December 2017 (1)
- ► October 2017 (2)
- ► September 2017 (4)
- ► August 2017 (4)
- ► April 2017 (1)
- ► February 2017 (2)
-
►
2016
(19)
- ► December 2016 (4)
- ► November 2016 (3)
- ► October 2016 (2)
- ► September 2016 (2)
- ► August 2016 (2)
- ► February 2016 (3)
- ► January 2016 (2)
-
►
2015
(10)
- ► December 2015 (5)
- ► November 2015 (1)
- ► August 2015 (1)
- ► February 2015 (1)
- ► January 2015 (1)
-
►
2014
(10)
- ► November 2014 (1)
- ► October 2014 (1)
- ► April 2014 (1)
- ► March 2014 (5)
- ► February 2014 (2)
-
►
2013
(36)
- ► October 2013 (3)
- ► September 2013 (7)
- ► August 2013 (3)
- ► April 2013 (7)
- ► March 2013 (3)
- ► February 2013 (4)
- ► January 2013 (3)
-
▼
2012
(173)
- ► December 2012 (4)
- ► November 2012 (1)
- ► October 2012 (1)
- ► September 2012 (14)
- ► August 2012 (6)
-
▼
May 2012
(95)
- Kelebihan-Kelebihan Nabi Muhammad SAW - Menjawab T...
- Fatwa "UNDI PAS MASUK SYURGA" Itu Sesat!!
- Fatwa Masuk Syurga : Tiada Keperluan Tarik Kembali...
- Gagalnya Himpunan Dan Konvensyen Belia Selangor
- Pakar nadir bumi kagum dengan kilang Lynas
- PAS - Bila Bulan Mengambang Penuh
- Adakah Ini Kebetulan? Top Secret 2013 dengan Kenya...
- 2013 ILLUMINATI BLUEPRINT (TOP SECRET REVEALED)
- Nik Aziz, Hadi Awang Cuba PERANGKAP UMNO Dengan Mu...
- Kepimpinan Rasulullah SAW Gagal?
- Satira Politik : Syarat Muzakarah PAS
- Bersediakah Melayu Menerima Perdana Menteri Bukan ...
- Satira Politik : 'Fatwa' Nabi Nik Aziz
- Satira Politik : Air Milo Paip - Hanya di Kelantan
- Kartun : Perusuh Awam 3.0 Akan DiBERSIHkan
- Akhirnya Terjawab Jua Kenapa Anwar Boleh Bebas Kes...
- Kartun : Muka Tak Malu di Felda
- Waspadalah Wahai Bangsa Melayu Islam Seluruh Malay...
- Protokol-Protokol Yahudi
- Siapa Sebenarnya Sitt Al-Wuzara (Penghina Islam da...
- Apa Sudah Jadi Daaa...?
- Satira Politik : PAS Ganti UMNO
- Kisah Seram Di Sebalik Penutupan Penjara Pudu!
- Satira Politik : PAS Bunuh Diri
- Video : Special Offer (Bangkang Dari Longkang)
- Tajuk Artikel-Artikel Menarik
- Sejarah tahun 1977 mengapa Pas disingkirkan dari BN!
- PATUTLAH SAMAD SAID GILA NAK JADI KEPALA TAIK 3.0 !!
- Kartun Selingan : ANAK
- Antara Kuasa Allah Dengan Kuasa Manusia !!!
- Nilai Maruah Melayu Mengikut Kadar Tetapan DAP
- Kumpulan Anti Lynas Kalah Teruk Di Tangan JK Parli...
- Pengalaman Ustaz Kazim Berceramah di Negara Singapura
- Pelbagai Tajuk-Tajuk Artikel Terbaik
- Nik Aziz Guna Talian Hayat Terakhir PAS Sebelum PRU?
- Guan Eng Menghina Maruah Tunku Aziz Dengan Merasua...
- Tajuk Artikel-Artikel Menarik
- Video : Bersih 3.0 Itu KOTOR
- Wajah Dua Barua Pembangkang Yang Membuat Kacau Di ...
- Kartun Selingan : AIR
- Ambiga Mengaku Majlis Peguam Sendiri Ada Pengundi ...
- BONGKAR: DAP BATU API 13 MEI 1969
- Mengapa Kit Siang & DAP takut 13 Mei diketahui gen...
- Tunku Aziz akhirnya keluar Dap
- 43 Tahun Sudah Berlalu, Sejarah 13 Mei 1969 Kekal ...
- Renungan – Sepuluh Golongan Yang Mayatnya Tidak Re...
- SIAPA SOKONG BAR COUNCIL DAN SUHAKAM..???
- LYNAS: Dr. A Rahman Omar Buktikan Fuziah Salleh Se...
- Datuk Harun - Karpal Sorang Je Yang Tolak, Pemimpi...
- 13 MEI, Sejarah Penghapusan Melayu-Islam-Bumiputer...
- Suhakam gunting dalam lipatan, empat ahlinya pro p...
- Saya Tidak Yakin BN Akan Menang PRU 13 Sebelum 28 ...
- Anwar rayu masuk UMNO, Demi Nak Jadi Perdana Menteri
- Perjuangan PAS Menyeleweng, Menyalahgunakan Agama ...
- Bila Sinetron Hudud Akan Berakhir?
- Perancangan Musnahkan Bangsa Melayu Dan Islam
- SAH !!! MEMANG PAS PARTI AJARAN SESAT !!!
- NIK AZIZ BUKTIKAN SPR GAGAL MAIN KOTOR!!
- KENAPA HANYA BANGSA MELAYU SAHAJA YANG PERLU MENGI...
- Pandangan PERKASA Tentang Liberalisasi 27 Subsekto...
- BAR COUNCIL Yang Caca Merba & Ada Pengundi Hantu!!
- Melayu Dalam Pakatan Rakyat Melutut Kepada DAP
- Fatwa Songsang : AMANAT HADI AWANG
- Bapak Kafir: Pas Melompat Bagai Kera Kena Belacan
- Komen dan Entri Menarik di-Blog-Blog
- Antara Hak Untuk Berdemonstrasi, Privasi Dan Menca...
- SELAMAT JALAN TUNKU ABDUL AZIZ
- Dato' Onn Jafar : SUMPAH MELAYU
- Kisah Memali : Ibrahim Libya mati sia sia!!
- Hudud : PAS Tunduk Lagi Dengan DAP
- Blogging Tips & Tricks 1: Elakkan Blog Anda Dari D...
- Elakkan Blog Anda Dari Diceroboh
- Demokrasi Sudah Mati... Kes Tunku Abdul Aziz Serla...
- Protokol Yahudi & Agenda Mereka Di Malaysia
- 11 AUTA pembangkang tentang demo haram Bersih
- Satu Pendedahan Yang Berani Daripada Bekas Timbala...
- Bersih told to look into the mirror before blaming...
- Agenda Yahudi Menakluki Dunia
- Siapa Mulakan Politik Lucah Di Malaysia?
- Lagi 10 Gambar Keganasan Polis Terbongkar..!!!
- Pesanan Tunku Abdul Rahman Ini Perlu Diikuti Dalam...
- Eksklusif BERSHIT 3.0 - Gambar & Kisah Sebenar Kej...
- Gambar eksklusif: Beruk 3.0 vs Bershit 3.0
- Bersih, a US tool for regime change?
- Haji Hadi Berfatwa - Wajib Sebarkan Aib Pemimpin P...
- Kuda tungangan DAP : Pak Lah kata Anwar bodoh !!
- TOLONG RAHSIAKAN DARIPADA ORANG MELAYU
- Kenang Kembali : Apa Itu IFC Dokongan Ambiga
- THE US SPONSORED "PROTEST MOVEMENT" IN MALAYSIA
- HOT LAGI LA: NIK AZIZ MENENTANG AYAT QURAN?
- HOT: SUMPAHAN NIK AZIZ SANGGUP BERKAWAN DENGAN SYA...
- Bunuh Semua Polis: Khalid Ismath Perlu Ditahan Den...
- HOT: FATWA TERBARU NIK AZIZ, Nak Lawan Agong Ke Or...
- Tu Diaa.. Bukti siapa di sebalik Anwar dalam BERSH...
- EKSKLUSIF !!! KISAH BENAR #BERSIH3.0 !!! KEJADIAN ...
- ► April 2012 (22)
- ► January 2012 (1)
-
►
2011
(11)
- ► December 2011 (1)
- ► November 2011 (1)
- ► September 2011 (3)
- ► August 2011 (1)
- ► February 2011 (1)
Pedoman Hidup
Pelbagai Berita Hiburan & Pengetahuan
Ketahui Kebenaran Tentang Negara Anda ...
Jabatan Kerajaan Penting
Portal Berita 'Pakatan Harapan'
::: Penyokong Pakatan Harapan :::
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
Lawatan Ke Blog Ini
Kunjungan Mencari Fakta dan Kebenaran, bermula 12 Disember 2013
KENAPA HANYA BANGSA MELAYU SAHAJA YANG PERLU MENGINGATI SEJARAH NEGARA?
Melayu dikhianati?
Hati Awang semakin hari semakin ditoreh-toreh oleh tuntutan pelbagai pihak bukan Melayu yang bersikap terlalu rasis selepas Pilihan Raya Umum ke-12. Kita boleh tafsir apa sebabnya. Awang tidak mahu mengulas panjang kali ini, cukup sekadar disiarkan semula petikan kenyataan seorang pemimpin MCA, Tun Tan Siew Sin pada 30 April 1969 (dipetik daripada buku Khalid Awang Osman dan pernah diulas Ridhuan Tee Abdullah) untuk renungan kita semua.
"Orang Melayu menerusi UMNO bermurah hati melonggarkan syarat-syarat dalam undang-undang negara ini sehinggakan dalam masa 12 bulan selepas kemerdekaan, 90 peratus penduduk bukan Melayu menjadi warganegara. Ini berbeza dengan keadaan sebelum merdeka di mana 90 peratus daripada mereka masih tidak diiktiraf sebagai rakyat Tanah Melayu walaupun hampir 100 tahun hidup di bawah pemerintahan penjajah. Sebagai membalas kemurahan hati orang Melayu, MCA dan MIC bersetuju meneruskan dasar memelihara dan menghormati kedudukan istimewa orang Melayu dan dalam masa yang sama mempertahankan kepentingan-kepentingan sah kaum lain".
Sebelum itu, seorang pemimpin MIC Tun V.T Sambanthan pada 1 Jun 1965 pernah berkata:
"Pada tahun 1955 kita telah memenangi pilihan raya dengan majoriti yang tinggi, selanjutnya mendapat kemerdekaan dalam masa dua tahun kemudian. Dalam jangka masa itu, kita terpaksa berbincang dan menangani pelbagai perkara termasuk soal kewarganegaraan. Persoalannya di sini, apakah yang dilakukan oleh orang Melayu memandangkan kita bercakap menyentuh perkauman?
Apakah yang dilakukan oleh pemimpin-pemimpin Melayu?
Mereka mempunyai 88 peratus daripada pengundi menyokong mereka. Apakah yang mereka putuskan mengenai isu kewarganegaraan? Jika kita lihat di serata negara Asia dan Asia Timur, kita akan mendapati kaum India tidak akan diterima di Ceylon dan juga tidak diterima di Burma. Sama halnya dengan kaum Cina, mereka tidak diterima di Thailand, Vietnam, Kemboja dan di negara-negara lain. Apakah bantuan berhubung kewarganegaraan yang mereka peroleh di semua wilayah tersebut?" Di Burma, seperti yang kita semua sedia maklum, kaum India telah diusir keluar, di Ceylon mereka tidak diberikan taraf warganegara seperti juga di Burma. Saya tahu dan anda juga tahu. Apa yang sedang berlaku di Malaya? Di sini kita mendapati pemimpin Melayu berkata, ''Kita akan menerima mereka sebagai saudara, kita akan berikan mereka sepenuh peluang untuk meneruskan kehidupan di negara ini, kita akan beri mereka peluang untuk menjadi warganegara".
Seterusnya pada tahun 1957, dengan tidak mengambil kira kebolehan berbahasa (Melayu) ribuan orang India, Cina dan Ceylon menjadi warganegara. Seperti yang saya nyatakan, saya amat bernasib baik kerana dilahirkan di negara ini. Di manakah anda boleh berjumpa bangsa yang lebih prihatin, bersopan-santun dan tertib selain daripada bangsa Melayu. Di manakah anda boleh mendapat layanan politik yang baik untuk kaum pendatang? Di manakah dalam sejarah dunia? Saya bertanya kepada anda. Ini adalah fakta. Siapakah anda untuk menjaga keselamatan kami? Saya adalah kalangan 10 peratus kaum minoriti di sini. Tetapi saya amat gembira di sini."
Persoalannya, kini apakah pengorbanan Melayu dikhianati oleh kaum lain?
-Awang Selamat-
Hati Awang semakin hari semakin ditoreh-toreh oleh tuntutan pelbagai pihak bukan Melayu yang bersikap terlalu rasis selepas Pilihan Raya Umum ke-12. Kita boleh tafsir apa sebabnya. Awang tidak mahu mengulas panjang kali ini, cukup sekadar disiarkan semula petikan kenyataan seorang pemimpin MCA, Tun Tan Siew Sin pada 30 April 1969 (dipetik daripada buku Khalid Awang Osman dan pernah diulas Ridhuan Tee Abdullah) untuk renungan kita semua.
"Orang Melayu menerusi UMNO bermurah hati melonggarkan syarat-syarat dalam undang-undang negara ini sehinggakan dalam masa 12 bulan selepas kemerdekaan, 90 peratus penduduk bukan Melayu menjadi warganegara. Ini berbeza dengan keadaan sebelum merdeka di mana 90 peratus daripada mereka masih tidak diiktiraf sebagai rakyat Tanah Melayu walaupun hampir 100 tahun hidup di bawah pemerintahan penjajah. Sebagai membalas kemurahan hati orang Melayu, MCA dan MIC bersetuju meneruskan dasar memelihara dan menghormati kedudukan istimewa orang Melayu dan dalam masa yang sama mempertahankan kepentingan-kepentingan sah kaum lain".
Sebelum itu, seorang pemimpin MIC Tun V.T Sambanthan pada 1 Jun 1965 pernah berkata:
"Pada tahun 1955 kita telah memenangi pilihan raya dengan majoriti yang tinggi, selanjutnya mendapat kemerdekaan dalam masa dua tahun kemudian. Dalam jangka masa itu, kita terpaksa berbincang dan menangani pelbagai perkara termasuk soal kewarganegaraan. Persoalannya di sini, apakah yang dilakukan oleh orang Melayu memandangkan kita bercakap menyentuh perkauman?
Apakah yang dilakukan oleh pemimpin-pemimpin Melayu?
Mereka mempunyai 88 peratus daripada pengundi menyokong mereka. Apakah yang mereka putuskan mengenai isu kewarganegaraan? Jika kita lihat di serata negara Asia dan Asia Timur, kita akan mendapati kaum India tidak akan diterima di Ceylon dan juga tidak diterima di Burma. Sama halnya dengan kaum Cina, mereka tidak diterima di Thailand, Vietnam, Kemboja dan di negara-negara lain. Apakah bantuan berhubung kewarganegaraan yang mereka peroleh di semua wilayah tersebut?" Di Burma, seperti yang kita semua sedia maklum, kaum India telah diusir keluar, di Ceylon mereka tidak diberikan taraf warganegara seperti juga di Burma. Saya tahu dan anda juga tahu. Apa yang sedang berlaku di Malaya? Di sini kita mendapati pemimpin Melayu berkata, ''Kita akan menerima mereka sebagai saudara, kita akan berikan mereka sepenuh peluang untuk meneruskan kehidupan di negara ini, kita akan beri mereka peluang untuk menjadi warganegara".
Seterusnya pada tahun 1957, dengan tidak mengambil kira kebolehan berbahasa (Melayu) ribuan orang India, Cina dan Ceylon menjadi warganegara. Seperti yang saya nyatakan, saya amat bernasib baik kerana dilahirkan di negara ini. Di manakah anda boleh berjumpa bangsa yang lebih prihatin, bersopan-santun dan tertib selain daripada bangsa Melayu. Di manakah anda boleh mendapat layanan politik yang baik untuk kaum pendatang? Di manakah dalam sejarah dunia? Saya bertanya kepada anda. Ini adalah fakta. Siapakah anda untuk menjaga keselamatan kami? Saya adalah kalangan 10 peratus kaum minoriti di sini. Tetapi saya amat gembira di sini."
Persoalannya, kini apakah pengorbanan Melayu dikhianati oleh kaum lain?
-Awang Selamat-
SUMPAH MELAYU
WASIAT RAJA-RAJA MELAYU